Implikasi
Etis dari Informasi Teknologi
Apa yang dimaksud dengan Moral?
Moral
adalah tradisi kepercayaan mengenai perilaku benar dan salah, institusi sosial
dengan suatu sejarah dan daftar peraturan.
Apa yang dimaksud dengan Etika?
Etika adalah
satu set kepercayaan, standar, atau pemikiran yang mengisi suatu individu,
kelompok atau masyarakat.
Apa yang dimaksud dengan Hukum?
Hukum
adalah peraturan perilaku formal yang dipaksakan oleh otoritas berdaulat,
seperti pemerintah, kepada rakyat atau warga negaranya. Hingga kini sangat
sedikit hukum yang mengatur penggunaan komputer.
Penggunaan
komputer dalam bisnis diarahkan oleh nilai-nilai moral dan etika dari para
manajer, spesialis informasi dan pemakai, dan juga hukum yang berlaku.
Perusahaan mencerminkan kepribadian pemimpinnya. Hubungan antara CEO dengan
perusahaan merupakan dasar budaya etika. Jika perusahaan harus etis, maka
manajemen puncak harus etis dalam semua tindakannya. Manajemen puncak memimpin
dengan memberi contoh.
Tugas
dari manajemen puncak adalah memastikan bahwa konsep etikanya menyebar
diseluruh organisasi, melalu semua tingkatan dan menyentuh semua pegawai, mencapai
penerapan ini melalui metode tiga lapis, yaitu:
- Corporate Credo adalah pernyataan ringkas mengenai nilai-nilai yang ditegakkan perusahaan. Tujuan nya menginformasikan orang-orang dan organisasi-organisasi baik didalam maupun diluar perusahaan mengenai nilai-nilai etis perusahaan.
- Program Etika adalah suatu sistem yang terdiri dari berbagai aktivitas yang dirancang untuk mengarahkan pegawai dalam melaksanakan corporate credo. Aktivitas umum yang dilakukan adalah pertemuan orientasi yang dilaksanakan bagi pegawai baru
- Kode Etik Khusus Perusahaan, banyak perusahaan telah merancang kodek etik perusahaan mereka sendiri.
Etika Komputer sebagai analisis mengenai sifat dan dampak
sosial bagi teknologi komputer, serta formulasi dan justifikasi kebijakan untuk
menggunakan terknologi tersebut secara etis. Etika komputer terdiri dari dua
aktivitas utama, dan manajer yang paling bertanggung jawab atas aktivitas
tersebut adalah CIO.
Ada tiga alasan utama atas minat masyarakat yang
tinggi pada etika komputer, yaitu:
- Kelenturan Logisadalah kemampuan memprogram komputer untuk melakukan apapun yang kita inginkan, komputer bekerja tepat seperti yang diinstuksikan oleh progamernya.
- Faktor Transformasi didasarkan pada fakta bahwa komputer dapat mengubah secara drastis cara kita melakukan sesuatu
- Faktor Tak Kasat Mata, komputer dipandang sebagai suatu kotak hitam, semua operasi internal komputer tersembunyi dari penglihatan ini membuka peluang pada nilai-nilai pemrograman yang tidak terlihat, perhitungan rumit dan penyalahgunaan yang tidak terlihat.
Masyarakat
memiliki hak-hak tertentu berkaitan dengan penggunaan komputer, dipandang dari
segi komputer atau dari segi informasi yang dihasilkan komputer.
- Hak atas Akses Komputer
- Hak atas Keahlian Komputer
- Hak atas Spesialis Komputer
- Hak atas pengambilan Keputusan Komputer
PAPA merupakan singkatan dari Privacy, Accuracy, Property, Accessibility
- Hak Atas Privasi, hak ini sedang terancam karena dua kekuatan. Yang satu adalah meningkatnya kemampuan komputer untuk digunakan bagi pengintaian dan yang lain adalah meningkatnya nilai informasi dalam pengambilan keputusan.
- Hak Atas Akurasi, komputer mampu mencapai tingkat akurasi yang tidak dapat dicapai oleh sistem non komputer.
- Hak atas Kepemilikan, hak milih intelektual umumnya dalam bentuk program-program komputer.
- Hak atas Akses, banyak informasi yang telah diubah menjadi database komersial yang seseorang harus memiliki perangkat lunak dan perangkat keras komputer untuk membayar biaya akses.
KontrakSosial
Jasa Informasi untuk memecahkan permasalahan etika
komputer, jasa informasi harus masuk kedalam suatu kontrak sosial yang
memastikan bahwa komputer akan digunakan untuk kebaikan sosial. Kontrak
tersebut menyatakan bahwa:
- Komputer tidak akan digunakan dengan sengaja ntuk menggangu privasi seseorang
- Setiap ukuran akan dibuat untuk memastikan akurasi pemrosesan komputer
- Hak milik intelektual akan dilindungi
- Komputer dapat diakses masyarakat sehingga anggota masyarakat terhindar dari ketidaktahuan informasi
Singkatnya, masyarakat
jasa informasi harus bertanggung jawab atas kontrak sosial yang timbul dari
sistem yang dirancang dan diterapkannya.
Empat asosiasi
profesional komputer AS telah membuat kode etik sebagai panduan bagi para
anggotanya.
Kode
Perilaku Profesional ACM
ACM dibentuk tahun 1947
dan sekarang merupakan perkumpulan profesional komputer AS tertua. Kode
Perilaku Pofesional-nya terdiri dari lima canon:
- Seorang anggota ACM selalu bertindak dengan integritas
- Seorang anggota ACM harus berusaha meningkatkan kemampuannya serta kemampuannya dan pretise profesi.
- Seorang anggota ACM bertanggung jawab atas pekerjaannya.
- Semua anggota ACM bertindak dengan tanggung jawab profesional.
- Seorang anggota ACM harus menggunakan pengetahuan dan keahlian khususnya untuk kesejahteraan umat manusia.
- Kode etik DPMA
DPMA didirikan tahun 1951 dan memiliki sekitar
35.000 anggota diseluruh dunia. Misinya adalah “Menunjunjung manajemen
informasi yang efektif dan bertanggung jawab untuk kebaikan para anggotanya,
para pemberi kerja, dan masyarakat bisnis.” Kode etik DPMA terdiri dari
standards of conduct (standar perilaku) yang menguraikan kewajiban manajer
pengolahan data manajamen, rekan anggota DPMA, dan profesi, masyarakat dan
pemberi kerjanya.
- Kode Etik ICCP
ICCP didirikan tahun 1973 dengan maksud memberi
sertifikasi kepada para profesional nya. Sertifikasi ICCP meliputi Certified
Computer Progammer (CCP) dan Certified in Data Processing (CDP). Untuk
mendapatkan sertifikasi, pelamar harus lulus ujian dan setuju untuk terikat
pada kode etik ICCP.
Kode
etik ICCP menyatakan bahwa para anggotanya bertanggung jawab pada profesi,
pemberi kerja, dan klien. Kode ini dimasukkan dalam Code of Conduct, yang
bersifat permanen, yang menangani masalah-masalah seperti tanggung jawab sosial
dan pertentangan kepentingan. Kode etik ICCP juga mencakup Code of Good
Practice, yang diperbarui secara berkala. Salah satu kode tersebut menyatakan
bahwa pelanggaran dapat mengakibatkan sertifikasi dicabut. Kode etik ICCP
adalah satu0satunya kode etik yang memiliki gigi.
- Kode Etik ITAA
Sementara keanggotaan ACM, DPPA, dan ICCP terdiri
dari individu-individu, ITAA didirikan tahun 1961 sebagai suatu asosiasi bagi
organisasi-organisasi yang memasarkan perangkat lunak dan jasa yang berkaitan
dengan komputer. Keanggotaannya meliputi ratusa perusahaan seperti Microsoft
dan Lotus Development Corporation. Kode ITAA terdiri dari prinsip-prinsip dasar
yag mengatur penilaian, komunikasi, dan kualitas jasa dengan klien. Perusahaan
dan pegawai diharapkan menegakkan integritas profesional industri komputer.
- Menempatkan Kode Etik dalam Perspektif
Meskipun merupakan suatu hal yang baik bahwa
perkumpulan-perkumpulan profesional AS memiliki kode etikm masih banyak yang
perlu dicapai. Tak satu pun kode etik AS yang memberikan saran kepada
anggotanya mengenai prioritas kewajiban
mereka.
Perilaku CIO
dipengaruhi oleh sejumlah faktor, ada dalam hirarki seperti yang memberikan
pengaruh terbesar adalah hukum, diikuti oleh budaya etika perusahaan dan kode
etik professional. Data penelitian menggambarkan bagaimana etika mempengaruhi
kinerja manajer, sesuai presepsi manajer dan bawahannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar